Radikal bebas merupakan suatu zat/senyawa/molekul yang tidak stabil dan sangat reaktif yang berada di dalam tubuh sebagai produk sampingan dari metabolisme tubuh. Sepanjang hidup, proses metabolisme di dalam tubuh terus terjadi. Molekul radikal bebas memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan, membuatnya sangat agresif. Untuk menstabilkan dirinya, radikal bebas akan “mencuri” elektron dari molekul lain di sekitarnya, seperti elekron di dalam darah, otot, DNA, protein, lemak, dan sebagainya.
Tubuh manusia tersusun atas berjuta-juta sel. Di dalam sel tersebut ada protein, lemak, DNA, dan sebagainya. Sehingga radikal bebas dapat menginvasi sel-sel tubuh menjadi rusak. Proses “pencurian” elektron oleh radikal bebas tersebut akan memicu reaksi berantai yang merusak sel-sel tubuh. Kerusakan sel-sel tubuh inilah yang dikenal sebagai stres oksidatif, yang akan mengganggu fungsi normal sel dan jaringan tubuh.
Radikal bebas tidak hanya terbentuk secara internal, tetapi juga bisa dipicu oleh faktor eksternal seperti:
- Polusi udara. Asap yang bersumber dari kendaraan, pembakaran sampah, rokok, vape dan asap dari aktifitas industri.
- Sinar matahari (UV). Paparan berlebihan dapat merusak kulit.
- Pestisida dan bahan kimia industri.
- Pengawet, pewarna, perisa pada makanan.
- Gorengan dan makanan cepat saji. Proses pemanasan minyak pada suhu tinggi.
Stres oksidatif akibat radikal bebas menyebabkan kerusakan yang signifikan pada sel-sel tubuh sehingga akan memicu berbagai masalah kesehatan. Dampak dan bahaya utamanya meliputi:
- Penuaan Dini. Radikal bebas merusak kolagen dan elastin, protein yang menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Akibatnya kulit menjadi cepat keriput, kendur, kering, pecah-pecah, flek hitam, kusam dan sebagainya.
- Penyakit Kardiovaskular. Radikal bebas dapat merusak lapisan dalam pembuluh darah (endotelium), memicu peradangan, dan oksidasi kolesterol LDL (“kolesterol jahat”). Proses ini berkontribusi pada pembentukan plak di arteri (aterosklerosis) yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.
- Kanker. Radikal bebas bisa merusak DNA sel, menyebabkan mutasi genetik yang tidak terkontrol dan memicu pertumbuhan sel kanker.
- Penyakit Degeneratif. Stres oksidatif berkontribusi pada perkembangan penyakit saraf seperti Alzheimer dan Parkinson dengan merusak sel-sel otak.
- Gangguan Kekebalan Tubuh. Kerusakan pada sel-sel sistem imun dapat melemahkan pertahanan tubuh terhadap infeksi dan penyakit.
- Diabetes: Radikal bebas dapat merusak sel beta di pankreas yang bertanggung jawab memproduksi insulin, sehingga mengganggu regulasi gula darah.
Selama masih hidup maka proses metabolisme akan terus terjadi untuk menunjang kehidupan dan menghasilkan radikal bebas. Meskipun radikal bebas tidak bisa dihindari, tubuh memiliki sistem pertahanan alami, yaitu antioksidan. Cara terbaik untuk mengatasi radikal bebas adalah dengan memperkuat pertahanan antioksidan tubuh.
- Konsumsi Makanan Kaya Antioksidan: Ini adalah cara paling efektif. Penuhi asupan makanan yang mengandung antioksidan tinggi, seperti:
- Buah-buahan. Kurma, Nanas, stroberi, jeruk, anggur, delima, dan sebagainya.
- Sayuran. Bayam, kecambah, brokoli, tomat, wortel, paprika, dan sebagainya.
- Kacang-kacangan dan Biji-bijian. Almond, kenari, biji bunga matahari.
- Rempa-rempah. Kunyit, jahe, dan kayu manis.
- Herbal dan Minuman probiotik.
- Hindari Sumber Radikal Bebas.
- Berhenti merokok dan hindari asap rokok.
- Gunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar UV.
- Batasi konsumsi makanan olahan dan gorengan.
- Jaga kebersihan lingkungan dari polusi sebisa mungkin.
- Gaya Hidup Sehat. Lakukan aktivitas fisik secara teratur. Olahraga meningkatkan sirkulasi darah dan membantu tubuh membuang racun. Tidur yang cukup juga penting untuk pemulihan sel.
- Kelola Stres. Stres kronis dapat meningkatkan produksi radikal bebas. Lakukan ibadah, meditasi, yoga, atau hobi yang menenangkan untuk mengurangi tingkat stres.
Dengan gaya hidup yang sehat dan seimbang, kita dapat secara efektif melawan efek merusak dari radikal bebas dan menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Kalahkan radikal bebas dengan probiotik yang kaya antioksidan. Anda sangat berhak untuk hidup sehat tambah bahagia.





